//
you're reading...
NEWS

Tugas Administrasi Pegawai

Baca dan cermati artikel berita kemudian tanggapi dengan komentar yang baik dan lugas. Tugas ini adalah bagian dari kuliah online pengganti tatap muka 5 Maret 2014 lalu. gunakan nama dan nim dalam setiap komentar anda. baca keterangan lebih lanjut dibawah artikel ini.

Dahlan Laporkan 3 Masalah Utama Pegawai Outsourcing BUMN ke DPR

Jakarta -Menteri BUMN Dahlan Iskan menjelaskan 3 persoalan utama pegawai outsourcing atau alih daya di 142 perusahaan pelat merah. Di depan Komisi IX DPR, Dahlan menjelaskan upah pegawai outsourcing masih menjadi persoalan. Ada di beberapa BUMN, gaji karyawan outsourcing dibayar rendah.

“Karena tender, kan ada persaingan untuk menang sehingga perusahaan outsourcing banting-bantingan harga tentu yang dikorbankan upah tenaga kerja. Ini bisa diperbaiki dengan proses tender. Dalam dokumen tender, batas minimal yang harus dipenuhi. Yang terjadi nanti bukan banting-bantingan harga tapi bersaing peningkatan kualitas,” tutur Dahlan di Komisi IX DPR Senayan Jakarta, Rabu (10/4/2013).

Persoalan kedua, ada faktor kecemburuan yang muncul antara karyawan tetap dan outsourcing. Banyak karyawan outsourcing yang menilai, bekerja lebih berat daripada pegawai tetap. Menurutnya, hal ini bisa diselesaikan dengan kejelasan pembagian tugas yang harus dikerjakan oleh pegawai tetap dan outsourcing.

“Kedua perasaan ketidakadilan, pekerja outsourcing kerja lebih keras tapi pegawai tetap kerja biasa,” tambahnya.

Terakhir, Dahlan menyebut jenjang karier dan kejelasan keberlanjutan kerja dari karyawan outsourcing pasca kontrak habis.

“Persoalan ketiga jaminan kelangsungan kerja. Outsourcing berlangsung 1 sampai 2 tahun, untuk itu, perusahaan yang kerja di outsourcing tidak punya kepastian. Ini diselesaikan dengan BUMN bikin anak perusahaan untuk tampung. Nanti statusnya karyawan bukan buruh kontrak. Kedua dia bisa berkarier. Kalau kerja baik bisa naik, ketiga dia bisa menata hidupnya karena bisa bekerja sampai pensiun,” paparnya.

sumber: LINK

Berikan tanggapan saudara (kelas administrasi pegawai AP smt 2) atas berita tersebut dalam suatu komentar pribadi minimal 2 paragraf (paling lambat 12 Maret 2014).

Advertisements

About dendar98

Tidak penting anda siapa yang penting adalah sudah berbuat apa terhadap siapa-siapa...

Discussion

15 thoughts on “Tugas Administrasi Pegawai

  1. Nama : Sari sugianti
    Nima : E0061131054

    Upah pegawai outsourcing masih menjadi persoalan .ada faktor kecemburuan yang muncul antara karyawan tetap dan outsourcing. Banyak karyawan outsourcing yang menilai, bekerja lebih berat daripada pegawai tetap.

    Posted by Rirrie (@Rirrie15) | March 12, 2014, 4:27 pm
  2. Ramania E0061131056
    Menurut saya yang perlu diatasi dalam permasalahan tersebut yaitu hal yang pertama masalah persaingan. bukan rahasia lagi bahwa masalah persaingan yang ada di Indonesia ini sangat sulit nuntuk diatasi bahkan banyak yang membanting harga demi memenangkan persaingan, tanpa memperhatikan kualitas yang ada.
    padahal yang wajib untuk diperhatikan adalah kualitas nya karena apalah arti harga murah tp dengan kualitas yang buruk. tindakan untuk meminimalisir data tender sudah cukup baik dengan demi nkian kenakalan dalam tender dapat berkurang.
    Kemudian yang kedua yaitu kecemburuan pegawai , tindakan tersebut sudah cukup baik dengan adanya kejelasan tugas maka sesama karyawan sudah mengetahui tugas dan kewajiban nya dan tidak akan terjadi kecemburuan antar sesama karyawan.
    Dan yang terakhir masalah yang ketiga menurut saya tindakan nya sudah sangat tepat dengan ada nya hal tersebut maka pegawai outsourching tidak susah susah lagi memikir kan kontrak nya dalam perusahaan tempat dia bekerja.

    Posted by Nia Ulfi | March 12, 2014, 4:23 pm
  3. Nama : Widya Alif Utami NIM : E0061131044
    Menurut saya, walaupun hubungan kerja seorang karyawan outosurcing telah berlangsung 2 (dua) tahun, jika memang tidak terpenuhi syarat dan ketentuan mengenai perubahan PKWT menjadi PKWTT atau peralihan hubungan kerja dari perusahaan alih daya kepada perusahaan pemberi pekerjaan sebagaimana diuraikan tersebut di atas, maka tentunya tidak bisa secara otomatis terjadi perubahan perjanjian kerja atau peralihan hubungan kerja sebagaimana dimaksud tanpa syarat dan ketentuan sebagaimana diuraikan di atas.
    Karyawan outsourcing tidak ada tangan kontrak, berarti tidak –pernah- ada perjanjian kerja yang dibuat secara tertulis. Namun demikian, ketiadaan perjanjian kerja secara tertulis, bukan berarti (sama sekali) tidak -pernah- ada perjanjian kerja, karena perjanjian kerja –khususnya Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (“PKWTT”) – tidak harus –dibuat- tertulis, tetapi (PKWTT) dapat diperjanjikan secara lisan, atau sekurang-kurangnya dibuat dalam bentuk surat pengangkatan.

    Posted by WAU (@widyaalifutami) | March 12, 2014, 2:24 pm
  4. NAMA : SULASTRI NIM : E0061131021

      Menurut saya karyawan kontrak harus tau Statusnya hanya dapat diterapkan untuk pekerjaan tertentu yang menurut jenis dan sifat atau kegiatan pekerjaannya akan selesai dalam waktu tertentu, yaitu :
    

    1. Pekerjaan yang sekali selesai atau yang sementara sifatnya ;
    2. Pekerjaan yang diperkirakan penyelesaiannya dalam waktu yang tidak terlalu lama dan paling lama 3 (tiga) tahun ;
    3. Pekerjaan yang bersifat musiman; atau
    4. Pekerjaan yang berhubungan dengan produk baru, kegiatan baru, atau produk tambahan yang masih dalam percobaan atau penjajakan.
    5. Untuk pekerjaan yang bersifat tetap, tidak dapat diberlakukan status karyawan kontrak.
    Dan apabila salah satu pihak mengakhiri hubungan kerja sebelum berakhirnya jangka waktu yang ditetapkan dalam perjanjian kerja waktu tertentu, atau berakhirnya hubungan kerja bukan karena terjadinya pelanggaran terhadap ketentuan yang telah disepakati bersama, maka pihak yang mengakhiri hubungan kerja diwajibkan membayar ganti rugi kepada pihak lainnya sebesar gaji karyawan sampai batas waktu berakhirnya jangka waktu perjanjian kerja.

    Posted by Lastri shu ♥ (@SulastriShuuu) | March 12, 2014, 2:17 pm
  5. Nama : ISMANTO
    NIM : E0061131050

    Menurut saya seharus nya ada semacam pemantauan secara diam-diam dari pihak atasan untuk bisa bagaimana melihat kinerja outsourcing bandingkan pegawai tetap. misal nya di sebuah instansi pemerintah ini dapat di pantau dengan cra diam-diam atau pun yang sering di sebut dalam sebuah instansi pemerintah yaitu SIDAK ( DISSIMPEKSI MENDADAK ) ,, ini dapat di lakukan oleh seorang atasan kepada bawahan nya agar dapat memantau bagaimana kinerja mereka bila tidak di pantau,, jika tidak di panatu kebanyakan pegawai banyak yang sibuk dengan tugas mereka masing-masing tetapi itu bukan tugas kantor melainkan tugas yang tidak ada guna nya seperti pegawai main games pada saat atsan tidak berada di tempat / dinas luar.

    Persoalan ketiga jaminan kelangsungan kerja. Outsourcing berlangsung 1 sampai 2 tahun, untuk itu, perusahaan yang kerja di outsourcing tidak punya kepastian. Ini diselesaikan dengan BUMN bikin anak perusahaan untuk tampung. Nanti statusnya karyawan bukan buruh kontrak. Kedua dia bisa berkarier. Kalau kerja baik bisa naik, ketiga dia bisa menata hidupnya karena bisa bekerja sampai pensiun,” paparnya.

    sya juga setuju dengan persoalan ketiga bila pegawai outsourcing tidak kawatir lagi.

    Posted by Ismanto Sampuk | March 12, 2014, 2:09 pm
  6. Saya setuju dengan tutur Dahlan di Komisi IX DPR Senayan Jakarta, Rabu (10/4/2013). Yang terjadi nanti bukan banting-bantingan harga tapi bersaing peningkatan kualitas. pada umumnya pegawai outsourcing memang memiliki kekurangan yaitu tidak ada jenjang karier, masa kerja yang tidak jelas, kesejahteraan tidak terjamin, pendapatan yg terbatas, potongan gaji yg tidak jelas.
    Persoalan status pekerja alih daya atau outsourcing pada perusahaan BUMN hingga saat ini masih menjadi permasalahan. Para pekerja pun terus melakukan protes karena menilai status pekerja outsourcing pada perusahaan BUMN hanya melanggar aturan. tetapi jika dilihat dari segi positif, adanya outsourcing ini menjaga persaingan perusahaan karena secara global terjadi efisiensi upah.
    sekiranya hanya itu yang dapat saya sampaikan. selamat malam. assalamualaikum wr.wb

    NAMA: IRNA FEBRIANA
    NIM : E0061131026
    PRODI : ADM PERKANTORAN

    Posted by Irna Febriana | March 12, 2014, 12:42 pm
  7. Nama : Lia indah sumaryati
    Nim : E0061131001

            Sebenarny sistem outsourcing sudah salah, karena pemenang tender akan banting2 harga dan d korbankan adalah upah tenaga kerja, serta jenjang karir karyawan outsourcing tidak mempunyai kepastian krena karyawan outsourcing hanya 1 sampai 2 tahun saja kontrak nya dan itu belum tentu d angkat jadi pegawai tetap .
            Akan ada kecemburuan antar karyawan tetap dan karyawan outsourcing, krena banyak karyawan outsourcing yang menilai bahwa mereka bekerja lebih berat di bandingkan pegawai tetap yang hanya kerja biasa .
    

    Posted by Lhiya (@Lhiya_mellano) | March 12, 2014, 7:49 am
  8. Menurut saya, seharusnya ada semacam pemantauan secara diam-diam dari pihak atasan untuk melihat bagaimana kinerja outsourcing di bandingkan kinerja pegawai tetap, dan juga seharusnya ada semacam teguran untuk pegawai tetap maupun pegawai outsourcing yang tidak memenuhi standar kerja, dan memang harus ada keadilan pembagian tugas antara pegawai outsourcing dengan pegawai tetap juga karena mereka adalah pegawai yang bekerja dalam satu atap dan tidak boleh juga adanya kesenjangan antara kedua jenis pegawai ini, semua harus sama

    pasca kontrak habis, pegawai outsourcing tidak perlu terlalu khawatir, seperti yang telah di jelaskan pada persoalan ketiga “Ini diselesaikan dengan BUMN bikin anak perusahaan untuk tampung”. jadi para pegawai outsourcing ini tadi bisa berkarier. Kalau kinerja dalam pekerjaan semakin hari semakin baik jadi mereka bisa saja naik

    OKTAVIARDO
    E0061131015

    Posted by edo tag | March 12, 2014, 4:46 am
  9. Menurut saya, seharusnya ada semacam pemantauan secara diam-diam dari pihak atasan untuk melihat bagaimana kinerja outsourcing di bandingkan kinerja pegawai tetap, dan juga seharusnya ada semacam teguran untuk pegawai tetap maupun pegawai outsourcing yang tidak memenuhi standar kerja, dan memang harus ada keadilan pembagian tugas antara pegawai outsourcing dengan pegawai tetap juga karena mereka adalah pegawai yang bekerja dalam satu atap dan tidak boleh juga adanya kesenjangan antara kedua jenis pegawai ini, semua harus sama

    pasca kontrak habis, pegawai outsourcing tidak perlu terlalu khawatir, seperti yang telah di jelaskan pada persoalan ketiga “Ini diselesaikan dengan BUMN bikin anak perusahaan untuk tampung”. jadi para pegawai outsourcing ini tadi bisa berkarier. Kalau kinerja dalam pekerjaan semakin hari semakin baik jadi mereka bisa saja naik

    Posted by edo tag | March 12, 2014, 4:45 am
  10. nama : AROFAH NURAINI
    nim : E0061131019

    tanggapan tentang artikel :
    Walaupun sepertinya sistem outsourcing ini harus dihapuskan, namun, itu tidak akan berhasil. sebab, outsourcing merupakan salah satu faktor yang bisa membangun perekonomian rakyat. outsorcing dapat membantu mengurangi tingkat pengangguran di kalangan masyaratkat saat ini.
    jika sistem outsourcing dihapuskan, maka tingkat pengangguran akan naik drastis, generasi berikutnya pun akan sulit mendapatkan kesempatan kerja. Selain itu, proses produksi di sebuah perusahaan juga akan terganggu.

    menurut saya sistem outsourcing bukanlah yang yang menyebabkan masalah seperti diatas, namun yang salah adalah sistem penerapannya yang tidak sesuai dan tidak adil. banyak perusahaan yang hanya mementingkan dan ambisi untuk mendapatkan keuntungan yang besar, namun dalam praktiknya kurang didalam memperhatikan kesejahteraan pegawai outsourcing.

    untuk itu, perlu dilakukan lagi kajian dan perbaikan mengenai sistem outsourcing ini. pemerintah harusnya lebih bisa mengoreksi mana perusahaan yang pantas untuk menerapkan sistem outsourcing. Selain itu, upaya lain yang bisa direalisasikan adalah memperketat sistem pengawasan yang dilakukan oleh pemerintah terhadap perusahaan penyedia tenaga outsourcing sehingga tidak ada asumsi lagi tentang sistem outsourcing yang menyengsarakan pekerjanya :)

    Posted by AROFAH NURAINI | March 12, 2014, 2:29 am

JURNAL INTERNASIONAL

REKOMENDASI DIKTI

REGISTER VIA SIMLITABMAS

Advertisements
%d bloggers like this: